Wednesday, February 25, 2009

what a small world i live in

Siapa bilang dunia ga cuman selebar daun kelor... iya memang ga selebar daun kelor dalam artian sebenarnya, tapi selebar daun kelor dalam tanda kutip. Ntah karena kebetulan, atau saya aja yg cuman mengikuti "aktifitas" yg itu-itu aja sehingga hanya ketemu orang-orang yg sama? dunno deh...

Kenapa selebar daun kelor, well I got a few examples here


case 1:
saya kenal hanny pas trip ke belitung, kenal rey pas jalan ke jogja. kebetulan saya kenal rey lebih dulu dibanding hanny.
Rey: "Dev, besok lo mau ke belitung bareng hanny ya?!"
Me : "yupz, kok lo tau..kenal?"
Rey: "gw kan mau ke bangkok bareng dia"
Me : "...."

case 2:
saya kenal shandra karena kita sama-sama satu milis di milis chic dan sempet juga arisan bareng. dan saya kenal isti pas ngetrip bareng ke belitung.
shandra: "Dev, lo kenal ma mba Isti ya?!"
Me : "iya, pas ngetrip bareng ke belitung. kenapa shan?"
shandra: "adiknya mba isti kan temen gw.. satu SMA malah"
Me : "really..?!"

case 3:
terjadi baru2 ini, pas saya rafting bareng rombongan neng cipa sabtu lalu, yang mana mery juga ikutan. awal saya kenal mery pas ngetrip ke sawarna, dan kenal Ninik karena satu milis di chic dan juga temen arisan bareng.
mery: "Dev, lo kenal mba Ninik?"
Me : "Ninik yg mana?" *mulai merasa ga enak badan, keringet dingin n kebelt pipis* okeh, lebay..
mery menyebutkan nama lengkap ninik
Me : "iya, kenal..kenape?"
mery: "waaaaaa.... what a small world"
Me : "jangan bilang lo kenal juga ma dia"
mery masih jejeritan (doh)


dan masih banyak contoh lainnya... that's why I called: "what a small world"


Tuesday, February 17, 2009

film and pin

Nonton.

Minggu kemarin, saya berkesempatan utk menonton film "The Dutchess", bayar? tentu tidak.. gratis lah....alhamdulillah menang kuis (lagi) dari majalah Chic :)

"The Dutchess" berlatar belakang Inggris pada awal abad ke-18, yg menceritakan kisah tentang Georgiana Spencer, istri pertama William Cavendish, Duke kelima dari Devonshire ternyata tokoh Georgiana ini nyata lho, setelah sebelumnya saya kira blio ini fiktif, masih golongan bangsawan, dan satu garis keturunan dengan Lady Diana Spencer, mantan istri Pangeran William, Prince of Wales.


Filmnya sendiri lumayan menghibur, alur ceritanya jelas.. ga seperti film terdahulu, happy-go-lucky yg menurut saya ga jelas ceritanya walau katanya tidak mencerminkan "sejarah" Georgiana Spencer seutuhnya, tapi sayang klo dilewatkan apalagi gratis heuheuheuheu.... dan sangat tidak dianjurkan utk yg berusia kurang dari 18 tahun.. hehehehe....


Pin.

Sehubungan dengan peringatan hari ulang tahun perusahaan tempat saya bekerja pada 12 februari lalu, maka diterapkan suatu aturan/kewajiban agak maksa klo menurut saya mah utk menggunakan atribut ulang tahun yg dibagikan ke semua karyawan, yg berupa pin dan wallpaper utk desktop.



Dan pin ini "dianjurkan" utk digunakan oleh seluruh karyawan hingga bulan agustus depan.

Tuesday, February 10, 2009

winkz....

Kadang apa yg kita suka, blom tentu baik untuk kita.
Tapi seringkali, yang kita benci blom tentu buruk untuk kita.
jadi terngiang penggalan surat Al-Baqarah ayat 216:

…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui



Obat itu pahit tapi (Insya Allah) menyembuhkan...
tapi tidak selamanya kan obat itu pahit.
madu itu manis dan bisa menyembuhkan..


jadi maunya saya ya obat yg manis dan menyembuhkan
jadi maunya saya ya... hal yg baik, tidak buat saya tapi untuk semuanya dan saya menyukainya.. boleh kan?!







yupz...it's another rejection *sorry*







Monday, February 9, 2009

Ketika....

Ketika wajah ini penat memikirkan dunia maka berwudhulah,
Ketika tangan ini letih menggapai cita-cita maka bertakbirlah,
Ketika pundak tak kuasa memikul amanah maka bersujudlah,
Ikhlaskan semuanya dan mendekatlah padaNya.
Agar kita tunduk di saat yang lain angkuh,
Agar kita teguh di saat yang lain runtuh,
Agar kita tegar di saat yang lain terlempar



- Sometimes God gives us a difficult path so we can see how strong we are -

Tuesday, February 3, 2009

Weekend with chic-ers

Weekend lalu saya habiskan sehabis-habisnya dengan para chic-ers…udah lamaaaaaa banget saya ga hang-out, bergaul, bersosialisasi dengan sesama ‘jojoba’ secara waktu weekend lebih banyak saya habiskan utk meratapi nasip ngantor, ngoding, nginet dan tidur tentunya :)

Sabtu, 31 Januari 2009
Setelah sehari sebelumnya dikonfirmasi oleh Tessa dari Chic, bahwa saya memenangkan 2 (dua) tiket nobar ‘happy go lucky’ di Blitz GI, maka pagi-pagi banget saya udah mandi dan siap berangkat, setelah sebelumnya konfirmasi sama Nana, salah seorang Chic-ers juga yg searah. Ada hal lucu dan menarik yg terjadi dibalik perolehan tiket nobar itu, setelah hari minggunya sempat ketemu sama Lina (moderator milis) dan dikasih tau bocoran ttg nobar gratis ini, secara saya emang udah lamaaaa banget ga beli majalah itu , jadi emang ga tau klo ada acara nonton gratis.. Lina berjanji akan ngasih tau “how-to”-nya via email. Berhubung hari seninnya libur, maka baru pada hari selasa sore email dikirim oleh Lina, itupun setelah saya menanyakan perihal nobar itu.
“subjeknya : generasi biru, kirim seperti contoh gw dibawah yaa..” -- email Lina
“oke..”
Email pun terkirim ke bagian promosi majalah. Ga lupa pula email saya forward ke adik2 saya supaya ada temen nonton kesempatan menang lebih besar hehehhe... tapi sorenya saya mendapat sms dari Lina : “Dev, udah baca email gw?”
Email? Baru aja saya sampe rumah “oke, ntar gw cek dulu” balas saya
Langsung konek inet dan mendapati email dari Lina yang isinya ternyata... “jeng, ternyata nobarnya ada dua, lo kirim lagi kek gini ya, subjeknya : happy go luck – gutlak”


Segeralah saya kirim email serupa ga lupa pula adik2 pun saya suruh kirim juga.. okeh tuntas masalah nobar, tinggal nunggu neh.. hari berganti Rabu-Kamis, blom ada kabar juga.. hmm... mungkin ga dapet neh, saya email ke Lina, dia bilang mungkin diundi...yoweslah saya kembali tenggelam. Hingga jum’at sore, saya dihubungi oleh bagian promosi Majalah Chic, Tessa, yang mengkonfirmasi bahwa saya memenangkan 2 tiket nonton happy-go-lucky... yippiiiiie...




Minggu, 01 Februari 2009
Hujan turun semenjak sabtu sore, saya berharap hujan berhenti subuhnya atau minimal malam hari, tapi ternyata tidak. Padahal hari itu saya udah janjian dengan beberapa Chic-ers utk menghadiri pernikahan Amy di bandung.. hmm mungkin niatnya ga murni kondangan seh, hehehhe.. bandung gitu lho... ;)
Eniwei, berhubung hujan masih terus mengguyur ketika jam sudah melewati angka5, saya pun meng-sms Nana, salah seorang chic-ers yg tinggal dibekasi juga, “Jadi ga ke bandungnya? Ujan neh..” tapi ga ada respon, bahkan delivery reportnya pun ga sampai, saya coba telpon.. ternyata nomornya tidak aktif.. hiks... ga rela rasanya mandi pagi-pagi dihari libur dan hujan pula. Akhirnya saya sms Inen, sebagai kepala rombongan, hwaa.... nomornya juga ga aktip, masih pada tidurkah? Saya coba hubungi Lina, walau dia ga ikut tapi dia memberikan nomor salah seorang chic-ers yg ikutan, yaitu Tiva. Alhamdulillah, nomornya aktip..dan dia merespon “ Jadi, mba.. tapi mungkin sekitar jam 8, masih hujan soalnya”
Sip lah, ga lama kemudian baru deh datang sms dari Nana dan Inen... setelah mendapat kepastian bahwa akan jadi berangkat, baru saya bergegas mandi. Dan hujan masih terus turun walau hanya berupa rintik.. dan saya tetap berangkat menuju meeting-point di hypermall bekasi.
Sesampai disana tepat pukul 8 pagi, avanza Prita sudah dengan manisnya parkir didepan konter donat, dan masih perlu menunggu sekitar 10 menit hingga Nana datang baru kami bergerak. Dari 8 orang yang terdata utk ikutan, hanya 6 yg terkumpul, saya, Tiva, Inen, Prita, nana dan Asri. Setengah 9 kami meninggalkan bekasi dan satu setengah jam kemudian kami sudah menginjakkan kaki dibandung dan disambut dengan sinar matahari (gileee bandung kagak ujan, entah berapa celana dalem yg dilempar Amy biar ga ujan ckckckckc.. piss aah) ... Prita sang supir AKAP memang tiada duanya hehehhe.... berhubung masih terlalu pagi (kondangan dimulai jam 11) maka kamipun mampir dulu ke rumah bibi-nya Asri yg dibandung utk numpang ganti kostum :D
Ternyata dibutuhkan waktu lebih dari satu jam utk ganti kostum yeaah cewe’ gitu lhooo, dan pas jam 12 kami baru tiba di gedung tempat Amy menikah. Ketemuan pula dengan para Chic-ers bandung, bernarsis-narsis di papyrus dan say goodbye dengan mereka ketika jam berada diangka 4. makan lagih (wiskul ceritanya) hehehhe... baru deh menyambangi FO. Tepat setengah 9 , kami meninggalkan bandung dengan (lagi-lagi) diiringi hujan, tapi sekali lagi, supir kita ini memang tiada duanya. Jam 10 , kami sudah tiba kembali di bekasi, setelah say goodbye dan thanks sama mereka, saya pun berlari-lari ke halte, untung angkot masih ada.. dan sukses setengah jam kemudian tiba lagi dirumah.. capek, ngantuk dan seninnya harus ngantor lagih...