Thursday, March 5, 2026

Jalan-jalan Pas Puasa.... siapa takut

Holaaaa...

Ditengah kemelut WW3 marilah kita cerita yang senang2 sajaa

 

Jadi hal ini terjadi sangat mendadak. Semenjak si kakak masuk boarding kami memang jarang jalan2 as a complete family. Pernah mudik hanya kami bertiga, ke dieng dari kantor abahnya pun bertiga, sementara si kakak sibuk dengan kegiatan di sekolah asramanya.

Awal puasa kemarin si kakak dapat ajakan dari kakak sepupunya yang mau pindah tugas ke Norway, sebagai pesta perpisahan diajak jalan2 ke spore dan malaysia, hanya kakak aja katanya ya kebetulan juga pas dengan libur awal ramadhan di boardingnya... ternyataaa si adek pun minta ikutan dong, kl adek ikutan ya mak-abahnya harus ikut juga kaan... jadilah kami berempat dadakan ke sana.  

Sempat ragu, mengingat cuaca sangat tidak bersahabat saat itu, apalagi kami pergi dengan flight paling pagi dan di bulan ramadhan pula. Tapi alhamdulillah Allah Maha Baik, setelah malamnya hujan luar biasa deras, dini hari itu cuaca cerah berawan. Flight pun tanpa delay dan kami mendarat dengan selamat sampai KL.

 Selama di KL kemana saja? 

pemandangan dari jendela kamar



 

Tentunya, buat si adek yang baru pertama kali ke KL, spot wajib adalah petronas tower, tapi ini ga perlu effort krn dari jendela hotel aja sudah tampak. Lalu sight seeing ke KLCC, Pavillion, hari berikutnya main ke Putrajaya, berburu takjil. Next day kita ke genting. Untuk sahur tinggal ngesot kesebelah hotel, Nasi Kandar Pelita. Jam sahur dan berbukanya di sana sangat kids friendly 😃

Hari ke-3 kami pindah ke negara tetangga, Singapura, naik bis dari KL, modelan sleeper bus gitu krn perjalanan lumayan menguras waktu, 4-5 jam. Karena masih puasa, jadi ga repot dengan perbekalan. Penuhilah koper dengan barang belanjaan 😁 ngga deh, nakanak beli sepatu satu je, lumayan kan harganya kl disana. Setidaknya ada kenang2an yang bisa di bawa pulang.


  

sepatunya langsung dipakai dong 😅


 

Sesampai di spore, wajib punya kartu ezlink masing-masing satu. Karena kita memanfaatkan jasa transportasi umum untuk menjelajah kota. Ke spore kemana aja? Terbatas waktu yang hanya satu malam, jadi selepas cek-in hotel. istirahat sebentar langsung cus lah.. kemana? Merlion tentunya 😍

 

Selepas buka puasa, lanjut ke garden by the bay, kebetulan pas jam ada pertunjukan cahaya 💖

Paginya sebelum ke bandara kami sempatkan ke daerah masjid sutan, hanya sekali naik bis dari tempat menginap. Beli souvenir kecil2 saja buat orang rumah. Lalu lanjut ke orchard, trus balik hotel. Karena masih pagi juga jadi ga begitu ramai. Siangnya setelah mandi dan packing kami langsung cek out hotel menuju bandara. Sebenarnya masih lama sih jadwal terbangnya, tapi berhubung changi airport menyenangkan untuk dijelajahi jadi ya kenapa tidak bila kita datang lebih awal. Tidak seperti di malaysia yang masih menerapkan pemeriksaan imigrasi manual, di spore sudah digital jadinya memang lebih cepat prosesnya. Kurleb 4 jam, duduk2 memandangi air terjun di bandara sampai waktu boarding tiba. 



Special thanks buat kakak2 sepupu yang sudah "mensponsori" jalan2 bocil kali ini, ga kaleng2 dah perpisahannya ke luar negeri, semoga dilimpahkan kesehatan, rejeki yang berkah dan selalu dimudahkan urusannya.. amiin

Lain waktu jalan2 lagi yaa 😘

 


 

 

 

  

Tuesday, January 24, 2023

Gabut Pertama 2023

 

Hai Gaesss...Pa kabar, moga sehat selalu, panjang umur, bahagia dan berkah rejekinya, aamiin.

Setelah long wiken tahun baru cina kemarin, kita mulai lagi bekerja, mencari kesibukan diantara waktu sholat. Postingan perdana nih di 2023. Dan barusan iseng blog-walking ke teman2 blogger, seperti blog saya, blog mereka pun sepi dari postingan 😁 kangen juga euy masa2 tempo dulu ketika masih rajin "nenangga"  komen di blog trus cek milis di email, chat via ym tapi masih suka ngumpul buat kopdar. 

Mungkin bukan jaman yang berubah tapi kitanya yang berubah. Sudah bukan masanya lagi kita kumpul2 kopdar antar komunitas. Hahahihi nongkrong sambil ngopi sampai malam. Sekarang masanya bareng keluarga, lebih mempertimbangkan mengisi sisa waktu ke sesuatu yang lebih bermanfaat. Kumpul-nongkrong boleh sesekali sembari menjalin silahturahmi. 

Makin bertambah usia sudah sepatutnya sadar diri. Biarlah sekarang masanya "adik2" kita yang exist, memang masa akan berganti, akan tiba juga masanya anak-cucu kita, ibarat roda yang berputar atau jarum jam yang bergerak maju.

Semangat di tahun 2023 ya.. Sesuai judul, tulisan ini benar "gabut" dan pengingat diri. Semoga teman blogger jadi teringat juga buat apdet blognya 😇😇


Wednesday, November 24, 2021

belanja daring dan efek sampingnya

Siapa yang ngga suka belanja daring (online)?

Kalau ditanya itu pasti 95% menjawab : SUKA.... siapa yang ngga, tingal ketuk-ketuk di ponsel pintar, walaaah tinggal tunggu barang datang. Harga kompetitif, ga perlu berdesakan, ditambah masa pandemik ini yang menyebabkan ruang gerak terbatas, jadilah booming persoalan belanja daring.

Tapi pernah ga memikirkan efek sampingnya?

Ya selain saldo menipis karena harus secara berkala top-up metode pembayaran. Ada efek lain yang timbul yang ga kita sadari, yaitu : SAMPAH PLASTIK!!!!

 

I hate plastic-bag.. apalagi kresek item yang udah berkali2 melalui proses daur-ulang. Tapi ga hanya itu, saya memang sebel banget sama kantong plastik. Pernah saya bahas di postingan lalu, cek lagi deh. Karena apa saya benci kantong plastik? Karena pengolahan limbah kantong plastik belum dijalankan secara benar di Indonesia. Setelah minimarket dilarang menggunakan kantong plastik, dengan boomingnya era belanja daring, penggunaannya malah makin "boom". Ya tapi kalau ga dibungkus dengan plastik mau dengan apa lagi? ya sihhhh.. belum ada solusi juga. 

Apa perlu dikurangi belanja online-nya? 

Well, sempat terpikirkan. Jadi untuk hal-hal kecil yang bisa kamu temui di  toko tetangga. ya ga usahlah belanja daring. Tapi harganya mahal kak... ya hitung2 nolong tetangga, selisih dikit anggap aja sedekah. 

Iyaaa. ngomong gampang, tapi pelaksanaannya ga segampang itu ferguso... 

well, I said I won't be easy. Mengurangi sesuatu yang kita lagi "candu" itu memang susah. Sesusah menghindari gorengan abang-abang trus inget hitamnya warna minyak, akhirnya ngga jadi beli kan...samalah kayak racun belanja daring ini. Ngga bisa langsung "cut" tapi sedikit demi sedikit. Saia lagi coba juga nih ke diri sendiri. Inget aja itu tumpukan kresek mau dikemanain? ujungnya dibuang ke tempat pembuangan sampah, la iya klo di kota, nah di kampung macam rumah bibi saia, pasti buangnya ke sungai atau dibakar (Oh.. Nooooo)

Saya ga bilang ga boleh, tapi yuk kita kurangi... demi lingkungan, demi bumi 👍

Deal ya.. 😉