Showing posts with label religi. Show all posts
Showing posts with label religi. Show all posts

Monday, July 1, 2013

Daftar tunggu 10 tahun ituh

"Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh," QS. Al-Hajj [22] : ayat 27

Wiken lalu sengaja mudik ke cilegon buat ngurus pendaftaran haji. Untuk memudahkan proses, sementara ini saya ikut KK keluarga besar di cilegon. Secara formulir dan lain2nya sudah diurus oleh sang kakak ipar, senin lalu itu kita tinggal datang ke Depag cilegon, yang alhamdulillah sebagai yang paling awal dilayani, entry formulir, foto, sidik jari dan tandatangan... selesai, ngga sampe 2 jam :)

Selesai dari situ langsung ke Bank utk mengurus dokumen pemindahbukukan dana dari rekening kita ke rekening Depag sebagai tanda untuk mendapatkan nomor urut kursi. Alhamdulillah ngga pake lama juga, benar2 dimudahkan. Padahal seminggu sebelumnya sempat mendapat "ujian" gegara jatuh tempo deposito yang mundur krn adanya peraturan bank yang menurut saya sepihak. Jadi tanggal jatuh tempo yang semisalnya jatuh di tanggal 1, bila bulan depan pada tanggal tersebut jatuh di hari sabtu/minggu/tanggal merah maka tanggal jatuh temponya akan mundur 1-2 hari menurut jumlah hari sabtu/minggu/tanggal merah itu dan berlaku komulatif. Pffttt...

Untuk penyerahan dokumen dari bank ke Depag, bisa diwakilkan..... so dengan senang hati kita meminta bantuan kakak ipar lagi buat mondar-mandir hihihi... *sungkem* Dan info dari Depag menyebutkan kemungkinan kita akan berangkat kurleb 10 tahun lagi. Masyaallah, begitu lama menunggu untuk beribadah..... Insyaallah dipanjangkan umur ,diberi kesehatan dan dimudahkan segala urusan , siapa tahu jika Allah menghendaki, daftar tunggu itu bisa dipersingkat, aamiin....aamiin ya rabbal alamin



Wednesday, June 5, 2013

Orang Baik itu Istimewa

Postingan berikut, ada satu paragraf yang saya copas dari ROL.


Sudah menjadi kebiasaan antara saya dan swami buat bertukar cerita selepas rutinitas harian, kadang kejadian lucu yang ditemui dikantor atau disepanjang perjalanan pergi-pulang kantor, kadang kejadian menyebalkan, kadang juga kejadian mengharukan. Biasanya saya sih yang lebih banyak omong, dan dia selalu bertindak sebagai pasangan yang baik, tidak hanya mendengarkan kadang meng-iya-kan tindakan yang saya (kadang) frontal.

Sebagai contoh, beberapa hari ke depan, bos GEDE.... iya bos gede banget bakal berkunjung ke kantor saya. Udah bisa nebak sih, beberapa yang suka "showing" bakal grabak-grubuk. Salah satunya atasan saya, trus dia minta saya buat ngurus masalah bikin panggung. Woot? is that written on my (unpublished yet) jobdesc? Berhubung kemarin2 itu saya beneran agak sibuk karena bertepatan dengan tutup bulan. Dengan pasti saya tolak! Dan sudah beberapa kali saya menolak mengerjakan hal2 yang tidak tercantum di jobdesc, salah satu yang saya ingat ketika dia meminta saya untuk membuat quality objective department. Sebenarnya penolakan itu bermuara akan ketidakjelasan status saya sebagai pekerja, SK tidak ada, Jobdesc tidak jelas. Jadi apapun yang dia suruh jika menurut saya tidak sesuai dengan kapasitas saya di warehouse dengan tegas akan saya tolak.

Dan bila saya bercerita tentang itu, swami saya dengan sabar mendengarkan, manggut2 kadang berujar, "iya neng, jangan mau", seolah menyetujui dan mendukung tindakan saya. Dan saya merasa diatas angin. Sampai malam itu dia menyodorkan tabnya dan meminta saya membaca sebuah artikel. Makjleb... saya tertohok, memang saya  merasa sudah dikhianati dengan ketidakjelasan status saya sebagai pekerja, tapi seharusnya hal itu tidak membuat saya menjadi orang tidak baik. Bersikap sinis dengan atasan atau dengan yang lainnya gara2 "pengkhianatan" mereka. Saya tidak berani berjanji untuk berubah, tapi saya berusaha utk tetap menjadi orang baik. karena orang baik itu istimewa :)


Jadi, jangan lelah berbuat baik meski tidak ada orang yang melihat dan memujinya. Jangan lemah semangat meski kebaikan kita tak diakui bahkan mungkin dikhianati oleh manusia. Kita berbuat baik adalah karena kita ingin menjadi manusia istimewa di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. 

Makasih hubby buat sharing artikelnya......lop yu :-*



Thursday, September 9, 2010

Minal aidin wal faidzin ^___^


Berharap padi dalam lasung, yang ada cuma rumpun jerami...
Harapan hati bertatap langsung, cuma terlayang kalimat ini...
Sebelum cahaya padam, sebelum hidup berakhir...
Sebelum pintu tobat tertutup...
Sebelum Ramadhan usai,
mohon dimaafkan lahir dan bathin...




RT @dipa038

Wednesday, October 8, 2008

SELAMAT IEDUL FITRI 1429H

Assalamualaikum wr.wb.


berhubung baru ngantor lagi hari ini, dan berhubung baru dapet koneksi internet lagi (yang gratis maksudnya) dan lebih baik telat daripada tidak sama sekali... maka, akhirnya setelah menimbang maka diputuskan, *halaaah* dengan ini saya mengucapkan:


"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429H"
Minal Aidin Wal Faidzin - Mohon Maaf Lahir dan Bathin




Terimakasih buat yg udah sms, imel, ym, kartu ucapan, angpao :D .. buat yg ngga jg ngga papa.. tapi buat yg udah saya kirim tapi ga ngebales, itu namanya terlaluuu *bang rhoma mode on* , oia.. "terlalu" itu juga berlaku buat yg udah di jakarta tapi ngga mampir ke bekasi *huh*......... trus mohon maaf juga buat yg ngga dikirimin apa2 maklum ingatan udah mulai melemah seiring bertambahnya usia hehehhehe...


Semangat lagi setelah liburan...!!!!


Wassalamualaikum wr.wb

Wednesday, July 25, 2007

Wah, udah Rajab...sebentar lagi Ramadhan!

Apa2 aja yg harus disiapin yaaaaa...?

utang puasa? hmm... sebentar inget2 dulu, kayaknya udah deh
puasa sunat? udah jarang neh.. payah.. kebanyakan jalan2 sih
sholat sunat? lagi digiatin lagih
sholat malem? mulai jarang2 **payah :( **


semangat ibadah lagi aaah...

Saturday, January 20, 2007

Selamat Tahun Baru 1428H




Semoga menjadi lebih islami
menjadi muslim yang lebih baik








amiiien...




selamat tahun baru hijriah

Sunday, October 22, 2006

Lebaran euy....

Mau 23 mau 24 -- yang penting kembali fitri --


Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin...
semoga rahmat Allah selalu menyertai kita semua, amiiiiiiin