Thursday, March 18, 2010

Penang-Hatyai Trip (6-10 Januari 2010) - 3


Hatyai Trip Day-1
(8 Januari 2010)


@ thai's border

Tepat  jam 5 pagi kami dijemput didepan hotel, mobil sekelas L300 dan kami merupakan orang pertama yang dijemput.  Dan sekali lagi, saya ga pake mandi, JJ pun mengikuti jejak saya.. *bangga* masalahnya kan semalem sebelum tidur mandi dulu ;) *ngeles lagih* masih setengah mengantuk tp sempet beli roti utk sarapan di 7-eleven, berhubung blom pengalaman dengan travel di malaysia, kami kuatir mobil tidak berhenti utk sarapan. Setelah menjemput kami, mobil melaju utk menjemput orang ke-2, seorang laki-laki yang mungkin berkewarganegaraan Thailand tapi kerja di penang, dia menempati posisi duduk didepan samping pak supir :D orang ke-3 yang dijemput adalah satu keluarga yang terdiri dari bapak-ibu-adik si bapak dan seorang anak laki-laki. Mereka ditempatkan dibarisan paling belakang, sedangkan si adik ditempatkan disebelah JJ, orang terakhir adalah satu keluarga juga, suami-istri dan ibu si istri. Mereka menempati barisan pertama. Perjalanan pun dimulai diiringi rintik hujan, melintasi penang-bridge.
Sholat subuh saya lakukan di kendaraan, sebelum berangkat udah disempatkan untuk wudhu. Ternyata ditengah perjalanan mobil berhenti, memberi kesempatan pada kami utk sarapan dan mengisi form ke-imigrasi-an dan dimintai uang RM 2.00 katanya utk proses imigrasi. Selang 15menit kemudian mobil kembali melaju, sampai tiba di perbatasan Malaysia, kami diminta turun, lalu naik lagi dan beberapa meter kedepan kami diminta turun lagi untuk melewati pos perbatasan Thailand, lumayan antri tapi ga pake lama.. mobil pun melaju lagi, dan heyyyy we’re in Thailand now *noraks*. Setelah melewati 3 ½ jam tiba juga kami di sakol hotel, ternyata hanya saya dan JJ yang menginap, yg lain hanya one-day-trip. Berhubung blom pernah ke hatyai, dan ogah ribet juga dengan moda transportasi sana, akhirnya saya dan JJ setuju utk ikutan one-day-tour bersama “teman seperjalanan-sekendaraan” kami (minus si laki2 berkewarganegaraan Thailand) lumayan murah, seorang dikenai 180 Baht (kurleb 50rb rupiah bila di kurs-kan)


Diperjalanan saya dan JJ mencoba mengenal lebih jauh “teman-seperjalanan” kami, ternyata mereka semua orang Indonesia, keluarga pertama *sebut saja begitu* yang terdiri dari ayah-ibu-anak-dan adik si ayah ternyata berasal dari medan, mereka tiba dipenang kemarin dan langsung ke hatyai. “Kalian mahasiswa?” pertanyaan yang saya sering dapatkan bila nge-trip ke luar negeri, weww… am I look so young? *GR* setelah saya dan JJ menjelaskan bahwa kami sudah lama banget ninggalin bangku sekolahan, mereka pun terlihat takjub, *tuh kan emang baby-face look ternyatah – hehehehe* pertanyaan pun dilanjutkan, “berdua saja? Ga takut? Cewe’ pula?” kami pun menjawab dengan kalem, “sudah biasa”, lanjut pertanyaan selanjutnya,”bahasa inggrisnya pasti lancar yaaa..” saya dan JJ menjawab “dikit-dikit ngerti” *berusaha merendah tapi ninggiin mutu – halaaaah* dan sang ayah pun berujar pada sang anak, “tuh kamu harus pintar bahasa inggris, seperti kakak-kakak itu” *doh beban moral*. Tinggal saya dan JJ yang melongo. Oke, lanjut ke keluarga kedua, yang terdiri dari pasangan suami-istri dan ibu si istri, ternyata mereka berasal dari Surabaya, cuman kami kurang jelas maksud dan tujuan mereka utk ke penang lalu ke hatyai, mereka terlihat kurang “friendly” tapi sang suami terdengar fasih berbahasa mandarin, buktinya dia akrab bercakap-cakap dengan sang supir dan dia pula yang bernegosiasi perihal one-day-tour itu.



yummy tomyam... sluurrppp
One-day-tour dimulai, saya kurang jelas, tempat wisata apa aja yang dikunjungi, secara semua tertulis dalam bahasa thai, tapi sang pemilik travel menunjukkan hampir semua obyek wisata yang tertempel didinding kantornya *yang kebanyakan berupa wat* termasuk ke salah satu pantai yang ada patung mermaidnya dan ketika saya dan JJ menanyakan apakah akan mampir ke songkhla, si pemilik travel manggut-manggut doang. Tujuan pertama, entah wat apa.. pokoknya foto-foto deh.. selanjutnya wat lagi, trus wat lagi.. mabok2 deh sama wat yang ada di Thailand, dari awal yang antusias sama eneg ..  Lalu beralih ke acara makan siang, didaerah pantai, ntah pula pantai apa, berjejer rumah makan seafood disana, setelah memilih tempat makan yang halal, saya dan JJ segera memesan, untungnya deretan menu tertulis dalam alpabetik, memudahkan kita utk membacanya. Pesanan kami berupa, tomyam seafood, nasi goreng dan es kelapa muda. Ga pake lama nunggu pesanan pun datang, kesampaian juga mencicipi tomyam dinegeri asalnya. Rasanya lebih asam dibanding di indo, tapi buat saya fine-fine aja.
pose ngga jelas :d

Keluarga pertama, kebetulan ikutan kita makan ditempat yang sama, dan setelahnya mereka komplen akan tomyam.. “sayur kok asem gitu” lho..bukannya memang tomyam begitu?.. utk porsi makanan kami dipatok dengan harga 210 Baht, muraaaah…! Perjalananpun berlanjut, kali ini mengunjungi pantai yang ada patung mermaidnya, ntah apa nama pantainya, oia sebelum makan siang, kami sempat mampir ke salah satu objek wisata *ntah apa namanya pula –doh* yang penampakannya mirip-mirip merlion yang ada di spore.



Sampai di pantai mermaid *sebut saja begitu* hanya saya dan JJ yang turun *eh, si anak lelaki itu ikut juga siy* yang lain memutuskan diam di mobil karena ga tahan panas. Patung mermaid kelihatannya jadi rebutan, orang antri utk berfoto disana, saya dan JJ bersabar menunggu giliran. Eh pas nunggu giliran itu, ada seorang cowo ganteng *ganteng banget malah* yang menghampiri dan menyapa kami, “Indonesia?” kami mengangguk, “saya juga dari Indonesia, Surabaya tepatnya, kalian darimana?” JJ menjawab, “Jakarta”.  Dia berkata lagi “Istri saya jg dari Jakarta” – whoalaah dia sama istrinya, hilang deh niat mau nyari jodoh ngecengin mahluk ganteng di Thailand wkwkwkwk. Tidak lama kami disana, secara yg lain udah ngga sabaran pengen segera menuju pasar, ya maklum lah mereka kan one-day-trip, jd bawaannya buru2 aja. Tour hari itu ditutup dengan wisata belanja, kami di drop dipasar dan utk kemudian pulang sendiri2 dengan tuk-tuk. Saya dan JJ blom minat belanja, tapi akhirnya beli tas juga (doh) lumayan murah pas itungan pertama, eh ketika diitung2 lagi…errrrrr kurang murah  *sebel* jalan kaki sampe pegel, ngga tau jg mau kemana, JJ sempat tukar USD-nya menjadi Baht, agak sulit menemukan lisenced-money-changer, semua bank yang kami datangi sudah nyaris tutup tidak menerima transaksi, jadilah JJ menukar disalah satu toko emas yang ga jelas, hanya menukar 50dollars. Jalan kaki diteruskan, ketemu makanan aneh dibeli, minuman unik dibeli,
mirip2 kue laba-2
pokoknya ngga jelas gitu deh. Akhirnya diputuskan kembali ke penginapan, setelah sebelumnya nanya2 dengan si penjaga toko emas mengenai tarif tuk-tuk *dan yang menyebalkan dari orang Thailand, adalah keterbatasan mereka dalam berbahasa asing, bayangkan utk bertransaksi dalam menawar harga, komunikasi dilakukan via kalkulator.. jadi si penjual mengetik angka barang yang dijual – atau kadang cukup menggunakan jari tangan – lalu sang pembeli pun melakukan hal yang sama utk menawar harga* tarif tuk-tuk dari pasar menuju hotel 20 Baht seorang, mau satu orang ataupun 2, tuk-tuk terap berangkat. Dan rasanya kami kena tipu, krn jarak penginapan dengan tempat kami naik tuk-tuk cuman sekitar 100-200mtr *demn*

Sampai kamar, berleha-leha sambil bergiliran mandi, tidak lupa menonton tv *hal yang menyebalkan dari nge-trip adalah, kadang kala jadi autis alias ga apdet urusan berita* sekitar jam 6 kami turun guna sight-seeing lingkungan sekitar, di lift bertemu tante-tante orang Indonesia juga, dari Jakarta pula, dia bersama 2 orang temannya dateng jauh-jauh ke Thailand cuman buat operasi doang, operasi angkat lemak katanya, pdhal saya liat tante itu ngga gemuk, ntah apanya yg mau dioperasi, saya siy ngedengar cerita si tante soal temannya yng sudah dioperasi duluan jadi merinding sendiri hiiyyy….  Well, akhirnya kami bertiga menjelajah sekitaran hotel, kulineran sambil belanja, dan bener aja di hatyai lebih murah daripada di penang, jadi aja bawaannya nafsu pengen belanja macem2 klo ga inget bakalan berat nenteng2nya, pasti semuanya udah disikat. Saya membeli kawos bergambar “wat” buat bokap seharga 100 Baht aja, 3 tas buat adik2 dan nyokap seharga 400Baht, dan ga lupa gantungan kunci buat teman2 *yeah rite, key-chain masih jadi andelan saya buat oleh2 ke teman2 dekat, murah dan ber-ciri-khas* si tante itu beli tas koper merk polo dengan harga murah 750Baht aja gitu, tas koper ber-troli ukuran sedang, lucky her.. si ngKoh yang jualan tas kesengsem sama blio (doh),
klo kata saya sih, mirip ibunya si mano
sebelum wisata belanja kita sempatkan dulu makan malam, buat yang muslim pintar2 aja deh milih.. yang berbau mie biasanya ada “campurannya” maka buat amannya saya memilih nasi lemak dan es jeruk sambil ga lupa baca bismilah sebelum makan :D  sementara JJ dengan mie ayam *yah sebut aja begitu* dan minuman andalannya teh-tarik, buat saya yg bukan penggemar berat susu, teh tarik bagaikan mimpi buruk *hehehe oke, lebaaaayyyy* si tante memilih tidak ikutan makan, tapi nyeruput es campur yang penjualnya mirip dengan ibunya si manohara, deasy fajarina *eh, benerkan nulisnya* harga makanan standar lah ga beda jauh dengan dipenang jika dikurskan ke rupiah. Kenyang kulineran, kenyang belanja, kami pun kembali ke penginapan.

19 comments:

  1. wew? disana ketemunya ama orang indo juga? lu gag nanya ke orang ganteng itu? "punya temen ganteng lagi ga yang single?" xixixiix

    ReplyDelete
  2. bwahahaha... gw keburu "down" pas tau mahluk itu udah ber-istri. besok2 klo ketemu yg model gitu lagi, gw ngga akan lupa nasehat lo, Quin :p

    ReplyDelete
  3. wuiih.. kapan2 jalan bareng yuks hihiiiii

    ReplyDelete
  4. Hallo Devy, wah asyik ya habis jalan2 ke Malaysia dan Thailand. Kapan nih mau jalan2 ke Ujungkulon? Di negeri kita juga masih ada lho obyek wisata yang gak kalah menarik dari yang di luar negeri.. Oya, hapusin tuh komentar anonymous yang pasang iklan gak karuan gitu. Nyampahin banget deh.. Kalo komentar saya ini biar bukan iklan namanya, tapi promosi gratis.. he he he ...

    ReplyDelete
  5. saya mau ke penang jan 2011. 8 orang
    saran Anda utk pe hat yai,
    one day trip cukup tidak utk sightseeing, kuliner dan shopping?

    ReplyDelete
  6. @natan :
    one day trip utk 8 orang ke hatyai?
    bisa kok, ikutan aja paket tripnya, ada kok, kemarin saya juga ikutan itu, biayanya kurleb 50rb rupiah seorangnya.
    tapi klo utk kuliner ngga bisa kayaknya, krn buat saya siy wisata kuliner itu = keliling2 nyicipin makanan daerah setempat :)

    moga membantu

    ReplyDelete
  7. maksudnya 50rb itu paket tour one day tour di hatyai?

    dari malay kita pesan travel lagi utk pp ato gimana? tx
    btw, januari gitu ada musim duren thai tdk?

    ReplyDelete
  8. @natan : yups 50rb itu utk paket one-day tour pas di hatyai aja, utk transportasi dan akomodasi selama disana, saya sih kmrn ikutan travel aj, lupa nominalnya berapa, utk 2 h 1 malem.

    ReplyDelete
  9. Hi salam kenal,
    Mau tanya jasa paket one day tour di hatyai dimana bs dicari travel agentnya? apakah di hotel sakol ada travel agent tsb? atau lokasi ada dimana saja? Thanks yy

    ReplyDelete
  10. Hi salam kenal,
    Mau tanya jasa paket one day tour di hatyai dimana bs dicari travel agentnya? apakah di hotel sakol ada travel agent tsb? atau lokasi ada dimana saja? Thanks yy

    ReplyDelete
  11. Hai Leny, salam kenal juga...maaf terlambat responnya.

    utk paket one-day-tour hatyai, kemarin saya dpt travel agent yg terletak disebelah sakol hotel, tempatnya kecil, tp ga bakal terlewat karena nempel banget dengan hotelnya.

    moga membantu :)

    ReplyDelete
  12. boleh dapat contact untuk package one day ke Hatyai..

    ReplyDelete
  13. saya baru ke had yai bulan lalu, bener2 mantep deh buat shopping + makannya. harus cobain yang namanya som tam. buat yg mau nyari hotel murah, saya saranin Hadyai Golden Crown, kemaren ngambil dari agoda cuman sekitar Rp. 260000/malem. murah meriah dan menakjubkan! banyak banget pilihan hotelnya bisa silahkan dipilih sendiri yak di websitenya! :)

    ReplyDelete
  14. Hi dev,
    Berapa jam kira2 waktu yang dihabiskan untuk one day tour dengan travel agent tsb hingga di drop dipasar?
    Dan apakah tournya bisa kita pilih mana yang mau kita datangi & mana yg tidak? atau sudah paketnya spt itu?

    Thanks alot yaa...

    ReplyDelete
  15. Hi Leny,
    dimana2 tur dengan travel itu kurang sreg..apalagi klo biasa jalan sendiri. total waktu yg dihabiskan kmrn sekitar 6 jam, jam 9 mulai jalan, kembali lagi jam 3-an. paket tur-nya ada pilihan, tentu dengan harga yang berbeda pula :)

    thx udah mampir

    ReplyDelete

Mau Komen2 Boleh, asal jangan nyepam yak!!!