Monday, May 31, 2010

gag jelas

deg-deg-an
ketar-ketir
bingung
dilema




aah........... gara-gara telepon ituh

Monday, May 24, 2010

DIET

Baca postingan di blognya Quinie, liat fotonya… dan….................................. Demn! Saya terlihat menggemuk, pipi tembem, lingkar perut bertambah.. arrrggghhh…




Jadi saya memutuskan utk diet per-hari ini. Eh ternyata batal utk per-hari ininya, mungkin dimulai besok, secara ada kue didepan mata.. ahayyyy *gagkuatiman*

Thursday, May 20, 2010

Pantai lagi...laut lagi... menghitam lagi :D

Salah satu alternatif jalan-jalan diseputaran jakarta adalah kepulauan seribu, selain ada pulau pramuka, pulau karya, pulau untung jawa... ada pula pulau tidung!!! untuk yang hobi laut, wajib mengunjungi pulau yang satu ini.

Perlu perjuangan khusus utk menuju pulau tidung, selain harus bangun pagi *lebih pagi dari mau ngantor (doh)* harus pula berjuang mencari angkutan umum, untungnya hari itu saya dan beberapa anggota rombongan (Isti, Ade, Marina, Mita-adiknya Isti dan Ardi) diantar oleh adiknya Isti menuju muara angke, klo ngga terbayang deh berapa cost yang harus kami keluarkan utk menyewa taksi *lumayan berhemat*. Berangkat dari bekasi pukul 05.30wib, sampai di muara angke jam 06.30, berhubung macet, kami pun jalan kaki menuju dermaga. Buat yang ngga biasa dengan "bau-bau-an" khas pasar ikan, disarankan membawa saputangan, atau malah masker utk menutupi hidung. Setelah menunggu yang lain datang *yappp, kami ber-10, sebagian besar merupakan teman2 ngetrip ke belitung dulu* kami pun segera menuju dermaga. Wewww, hari itu banyak juga yang mau menuju ke pulau, kebanyakan siy menuju pulau tidung, mungkin udah bosan dengan pulau pramuka atau pulau lainnya, terbukti dengan padatnya kapal yang menuju kesana. Saya, Mita dan Rini, memutuskan utk menempati bagian dalam kapal, sementara yang lainnya "nekat" duduk diatap. Perjalanan 3 jam dengan ongkos Rp 33.000,- sebenarnya ada alternatif lain utk menuju pulau tidung ini selain lewat muara angke, yaitu melalui Dermaga 19 di kawasan Ancol dengan jam berangkat yang lebih manusiawi 08.00wib, tapi berlaku siapa cepat dia dapat dengan kapasitas tempat duduk kapal yang hanya 30 orang.

Jam 7 lewat *ntah lewat berapa menit* kapal pun berlayar, kliatannya kapal agak oleng ke kanan, mungkin karena berat beban yang kurang merata, tak usah berpikir ttg uji kelayakan, selamat sampai tujuan pun sudah bagus, maka banyak2lah berdoa selama perjalanan..hehehe. Lumayan mati gaya 3 jam dikapal, pantat saya sampai mati rasa, mau bergerak kekiri atau kekanan, sudah ngga memungkinkan, karena tidak ada ruang lagi yang tersisa. Sinyal telekomunikasi timbul-tenggelam, sebelum akhirnya benaran tenggelam begitu kami mendarat ditidung, untungnya sempat berkirim kabar dengan orang rumah. Oia, satu-satunya provider yang kuat di Tidung hanya Indosat....untuk yang lain ucapkan selamat tinggal, kalaupun dpt sinyal, mungkin hanya 1 bar yang tidak stabil dan itupun hanya disekitaran dermaga saja.



Jam 10 lewat, sampai juga di Tidung, dengan disambut oleh hujan gerimis, menuju penginapan lalu makan siang, menunya lumayan karena perut yang lapar, sayur asem-tongkol bakar yang segede gaban, tempe goreng plus udang goreng tepung yang yummy....dalam sekejap menu tersebut tandas.Ishoma dulu untuk melanjutkan agenda berikutnya.... SNORKLING! yippieee.....


Sayangnya gerimis... tapi kami tetap nekat berangkat...sang ABK yang membawa perahu kami pun bilang semuanya masih dalam kondisi aman. Ombak sedikit meninggi ketika kami meninggalkan pantai pulau tidung, lokasi pertama yang kami kunjungi adalah pulau karang beras. Karangnya bagus-bagus dan banyak...sayang tidak ada kamera under-water, jadi keindahan itu tidak bisa disharing disini. Tidak bisa berlama-lama di spot ini, kami pun pindah lokasi, sayangnya ombak lumayan besar. Saya tidak ikut turun kali ini, hanya yg "ahli" berenang saja yang menceburkan diri. Ombak semakin tinggi akhirnya kami segera naik ke kapal. Dari 3 lokasi yang dijanjikan, hanya 2 yang disinggahi karena faktor cuaca :( Akhirnya dengan terpaksa kami menuju kembali ke pulau tidung, main-main dijembatan dan pantainya setelah puas baru kembali ke penginapan.



Apa menu makan malam hari ini? yaaaksss...tongkol lagiiih...BBQ-an pun tongkol... arrrghhh muak saya dengan tongkol. wlo ada cumi dan beberapa ikan tenggiri ketika BBQ-an, tapi tongkol mendominasi... *sigh*
Paginya, diagendakan utk menyusuri pulau tidung dengan sepeda, kembali ke jembatan utk menyebrang ke pulau tidung kecil... narsis-narsisan sampe kulit gelap...kembali ke penginapan utk packing dan sarapan, syukurnya sarapan kali ini tanpa tongkol, nasi goreng dan telur dadar... *phewww...* dilanjutkan makan siang yang menunya kembali ke tongkol... *errrrr...* dan tepat jam 1 kapal kami berangkat, kali ini saya dan Rini masih setia utk duduk dibagian dalam kapal, sementara yang lain nekat menantang matahari siang dengan duduk di atap kapal. Setelah 3 jam perjalanan, kami pun menginjakkan kaki kembali di Muara Angke, menghirup kembali  "bau" jakarta.

Friday, May 14, 2010

Krakatau 1-2 Mei 2010 (2)

Perjalanan dari Canti menuju Pulau Sebesi kurang lebih 1.5 jam, dalam perjalanan kami sempatkan mampir ke sebuku dan pulau umang-umang *bisa di googling buat yg penasaran* ada apa disebuku? well, perahu mendarat ditempat yang kurang sempurna yang mana banyak tumpukan karang pengganti pasir, lumayan tajam, jadi harus beralas-kaki bila turun. Tapi disisi lain dari pantainya terdapat pasir yang lembut... berenang-renang dan foto-foto menjadi agenda kami disitu. 

Puas disana, kami bergeser ke pulau umang-umang, perahu tidak bisa terlalu pinggir menepi, jadilah kami berenang buat mencapai pulau ini. Sebenarnya ini triknya si Adie aja *sebagai ketua rombongan* supaya pada nyebur semua. Pulau ini kecil, berpasir halus dan terdapat banyak batuan yang bentuknya macam-macam, ada yg berupa kursi hingga bisa diduduki. Dan petaka pun terjadi di pulau ini, ternyata laut dipulau ini menyimpan banyak ubur2 didalamnya. Lumayan banyak yg jadi korban, tapi digosok perlahan dengan pasir, gatal2 pun hilang. Petaka pun terjadi ketika kami akan kembali ke kapal, ombak mendadak besar dan kami pun  terpaksa melawan arus utk kembali ke kapal.... perjuangan-hidup-dan-mati secara ABK-nya yg jago berenangpun terseret oleh ombak.. syukurlah semua selamat dan kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Sebesi.


Sebesi merupakan pulau terdekat dengan krakatau,  wlo masih 1.5jam lagi perjalanan. Tapi kami tidak sempat meng-eksplore pulau ini terlalu dalam, yang pasti penginapannya terletak dipinggir pantai, seperti pulau-pulau pada umumnya, hidupnya listrik ada waktunya. Disana kami ishoma, utk kemudian melanjutkan perjalanan ke krakatau.


Jarak tempuh Sebesi-Krakatau kurang lebih 1.5jam dengan kondisi ombak yang lumayan tinggi utk perahu kami yang kecil, tapi ga terlalu berasa karena sepanjang perjalanan kami tidur.. dan baru bangun menjelang tiba disana. Ternyata hari itu banyak juga yang "berkunjung" ke krakatau, tapi kami tiba mereka pergi, jadi ketika mendaki, hanya rombongan kami tersisa. Dengan dikawal oleh 2 ranger dari dinas kehutanan, kami pun mendaki menuju puncak krakatau. Ternyata dari titik awal pendakian hingga puncak, hanya 900 meter, tapi karena mendaki dan tanpa alat pula, lumayan berat buat kami. Begitu sampai dipuncak....Subhanallah... begitu indah Allah menciptakan... begitu indah Indonesia..... 

Tidak lama kami disana, karena hujan mendadak turun, dan juga senja mulai tiba. Pukul setengah 6 kami pun meninggalkan krakatau utk kembali ke Sebesi. Dan mimpi buruk pun dimulai. Berhubung mendung, cuaca jadi kurang bersahabat, 1.5 jam perjalanan kembali ke sebesi bagai tanpa ujung, apalagi dengan kondisi perahu yang tanpa lampu... alhamdulillah, berhasil kembali ke sebesi... makan, mandi utk kemudian beristirahat.


Esok paginya, selesai sarapan, mandi dan packing kamipun berniat kembali ke canti lagi, dengan perhitungan agar tidak terlalu malam sampai dijakarta. Maka jam 9 pun kami beranjak meninggalkan Sebesi, pamit dengan sang pemilik penginapan, dan memulai kembali ke titik awal. 1.5 jam perjalanan Sebesi-Canti, 1.5 jam perjalanan Canti-Bakaheuni dan 2 jam perjalanan Bakaheuni-Merak. Untuk kemudian berpisah utk melanjutkan perjalanan menuju rumah masing-masing. 




Banyak terimakasih utk Adie yang telah mengatur trip ini, Nunik, Fio, Edu, Ade, Brusley, Tetra, Juli, kakak-beradik Asni-Hana, Daoc, Eva, Endah, dan Oe... senang punya teman seperjalanan yang "stress" seperti kalian... cu @ Kiluan ASAP :)

Friday, May 7, 2010

Krakatau 1-2 Mei 2010 (1)

Unplanned trip, satu kata yang bisa mewakili trip kali ini.. gimana ngga, wong saya niatnya ke jogja, trus berencana mau ambil cuti tanggal 3 biar masih kebagian tiket kereta api bisnis untuk pulangnya, eh... ternyata temen sekerja saya ada keperluan, menghadiri pernikahan keponakannya yeah rite..temen sekerja saya udah bapak-bapak jadilah saya mengalah utk tidak ke jogja, pdhal tiket berangkat udah dibeli, alhamdulillah ada yang mau mbayarin..selamat..selamat ngga jadi rugi deh

eniwei, setelah positif klo ke jogjanya batal, maka saya putar otak, utk mencari alternatif liburan. jadinya saya rajin baca milis yang saya ikuti, dan mungkin emang jodoh kali ya, hari kamis itu saya nemu imel yang isinya ttg ajakan jalan bareng ke krakatau di sabtu-minggu.............umm kliatannya menarik. wlo ayah saya asli lampung, dan kita sekeluarga suka mudik jg kesana, tapi seumur-umur blm pernah nginjek-in kaki disana, ayah saya mungkin jg blom pernah.. ke way kambas-pun ayah saya blom tuh (doh). singkatnya saya dan sang pengirim imel jadi imel-imel-an, saya ajak juga Tetra, teman jalan saya dulu waktu ke ujung genteng, alhamdulillah dia mau, eh malah ngajak temennya juga.. gpp jadi semakin rame. total yang berangkat dari jakarta jadi 13 orang terdiri dari 3 cowo dan 10 cewe plus ada tambahan lagi 2 orang dari cilegon jadi semuanya jadi 15 orang.


berangkat dari slipi jam 9 malam, setelah sebelumnya saya, tetra dan eva (temannya tetra) janjian di stasiun senen buat berangkat bareng, patungan naik taksi senen-slipi seorang 10rb. trus ber-13 nunggu bis jurusan ke merak, agak susah juga dapat yang agak kosong, ternyata semakin malam-semakin ramai, akhirnya dapet bis juga walau ngga bisa dibilang kosong, masih tersisa beberapa bangku. saya duduk dibarisan paling belakang bareng sama ade yang kerja di hitachi, sebelah saya abang2 pekerja bangunan yang mau mudik ke bitung, ya pokoknya dibarisan belakang itu rombongan abang2 yang mau mudik semua deh, baunya beraneka ragam :( sepanjang perjalanan saya tidur-ayam, tidur ngga nyenyak maksudnya, udah gitu pake acara kaki kesemutan.oia, ongkos slipi-merak dihargai 17rb perak, lama perjalanan mungkin sekitar 2jam, tapi yang pastinya begitu rombongan abang2 pekerja itu turun, bis jadi lowong.



jam 12 kurang kami tiba di terminal merak, jalan kearah pelabuhan lumayan jauh, banyak tukang ojeg yang nawarin jasa, tapi kami menolak, lebih memilih jalan kaki biar  irit sehat trus kita nongkrong di mesjid pas pintu masuk pelabuhan, banyak juga orang yang duduk-duduk disana. kami masih menunggu 2 orang lagi yang berangkat dari cilegon, Fio dan Edu oia, Fio ini seorang dokter looh. setengah jam kemudian mereka datang dan kita langsung menuju loket dan langsung menuju dermaga. harga tiket kapal ferry-nya cuman 10rb perak/orang. suasana di kapal lumayan ramai, yah untuk ukuran lewat tengah malam, masih tergolong ramai. kebetulan saya dan teman2 mendapat "jatah" kursi yang bisa dipakai buat selonjoran, macam kursi pantai atau kursi kolam renang gitu deh.. "jatah" kursi itu di hargai 5rb perak + 2rb utk bantalnya, ya gpp 2 jam perjalanan tapi nyaman, bisa tidur. dan benar saja, kami bisa tidur dan baru bangun menjelang tiba di bakaheuni.


begitu menjejakkan kaki di lampung, kami langsung mencari carteran mobil utk mengangkut kami ke canti, sebuah pelabuhan yang terdekat dengan pulau sebesi. kebetulan di luar pelabuhan banyak mobil mangkal yang menawarkan jasa tsb. jadilah kami sewa 2 mobil, dg pertimbangan takut sempit klo sewa 1 mobil, utk carter mobil ini, kami patungan 17rb 5ratus rupiah/orang. waktu tempuh bakaheuni-canti sekitar 1.5jam. diperjalanan kami melanjutkan tidur lagi hehehehe


adzan subuh menyambut kami ketika sampai dicanti, saya dan tetra memutuskan utk sholat subuh dulu disebuah masjid yang kamar mandinya besar bangeeeet... jadi pengen mandi secara sorenya ngga mandi :D
satu persatu, warung-warung yang berserakan disekitar canti pun mulai buka, kehidupan dimulai, kami sarapan disalah satu warung yang pemiliknya baik hati banget, krn mau masakin mie instan yang kita beli, cukup dengan 3000 perak, mie instan plus telor pun disantap. plus sang pemilik warung pun membolehkan kita utk memakai kamar mandinya, tapi bukan utk mandi loh... gila aja klo pake mandi, bisa abis tu air di bak buat 15 orang hehehe

selesai sarapan, perahu yang kami sewa pun sudah siap, perjalanan menuju sebesi dimulai.......



*bersambung

Tuesday, May 4, 2010

Terima Kasih : utk yang tidak melupakan

Atas ucapan baik pantun, sms, telepon maupun wall di fesbuk... moga doa-doa kalian dikabulkan oleh Allah.. dan saya tidak bisa berkata apa-apa selain berharap, semoga Allah yang membalas doa-doa kalian terhadap saya.... :)




amiiien... amiiien...amiien... ya Rabbal'alamiiien